Rabu, 19 Juni 2013

Kandungan Asap Rokok






Berikut ini merupakan kandungan Zat dalam Rokok :

Karsinogen

Karsinogen adalah zat penyebab kanker. Sekitar 60 Zat kimia di dalam rokok menyebabkan  kanker.
-          TSNAs. Tobacco-specific N-nitrosamines (RSNAs) merupakan karsinogen utama dalam rokok dan asap rokok.
-          Benzena. Benzena terkandung dalam pestisida dan bensin. Asap rokok mengandung benzene kadaar tinggi.
-          Pestisida. Pestisida yang biasa digunakan untuk membunuh hama terhirup ke dalam paru-paru melalui asap rokok.
-          Formaldehid. Formaldehid adalah bahan kimia yang digunakan untuk mengawetkan mayat. Formaldehid merupakan penyebab iritasi hidung, tenggorokan, dan mata yang terdapat pada asap rokok

Senyawa Logam beracun

Logam yang terkandung dalam rokok berbahaya bagi kesehatan . dalam jumlah besar, mereka sangat beracun bagi tubuh.
-          Arsenik. Biasanya digunakan dalam racun tikus. Arsenik terkandung dalam asap rokok melalui pestisida yang digunakan pada perkebunan tembakau.
-          Cadmium, Cadmium  terdapat dalam batrei. Dalam tubuh perokok, terdapat cadmium dua kali lipad dibandingkan tubuh bukan perokok.

Zat Radio Aktif

Zat radioaktif dalam asap rokok berbahaya bagi siapa saja yang menghirupnya. Zat radioaktif tersebut dalam plumbum (Pb-210) dan polonium (Po-210). Mereka adalah logam berat berbahaya dalam asap rokok.

Racun

Racun adalah zat yang dapat mengakibatkan sakit atau kematian pada mahkluk hidup. Penelitian menunjukan bahwa asap rokok mengandung 2000 gas beracun.
-          Amonia. Amonia biasa di gunakan dalam produk pembersih dan pupuk. Amonia di gunakan untuk meningkatkan efek nikotin di dalam rokok.
-          Karbon Monoksida. Karbon Monoksida terdapat pada asap kendaraan dan menyebabkan kematian dalam dosis tinggi. Asap rokok mengandung karbon monoksida konsentrasi tinggi.
-          Hidrogen Sianida. Dahulu, nazi menggunakan hydrogen sianida untuk membunuh orang  dalam ruang gas pada perang dunia kedua. Kini, hydrogen sianida dapat ditemukan dalam asap rokok.
-          Nikotin. Nikotin di gunakan dalam pestisida. Zat inilah yang menyebabkan keracunan rokok.
Asap rokok, baik yang di hirup perokok maupun asap dari hasil pembakaran rokok , mengandung 250 zat kimia berbahaya, termasuk di antaranya 50 zat penyebab kanker.    

Sabtu, 25 Mei 2013

DEFINISI ORGANISASI

Organisasi (Yunani:ὄργανον,or ganon – alat) adalah suatu kelompok orang dalam suatu
wadah unt tujuan bersama. 

Dalam ilmu-ilmu sosial, organisasi dipelajari oleh periset dari berbagai bidang ilmu, terutama sosiologi, ekonomi, ilmu politik, psikologi, dan manajemen. Kajian mengenai organisasi sering disebut studi organisasi (organizational studies), perilaku organisasi (organizational behaviour), atau analisa organisasi (organization analysis).

Terdapat beberapa teori dan perspektif mengenai organisasi, ada yang cocok sama satu sama lain, dan ada pula yang berbeda. Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan) , sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi

Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarkat. Organisasi yang dianggap baik adalah organisasi yang dapat diakui keberadaannya oleh masyarakat disekitarnya, karena memberikan kontribusi seperti; pengambilan sumber daya manusia dalam masyarakat sebagai anggota-anggotanya sehingga menekan angka pengangguran Orang-orang yang ada di dalam suatu organisasi mempunyai suatu keterkaitan yang terus menerus.Rasa keterkaitan ini, bukan berarti keanggotaan seumur hidup.Akan tetapi sebaliknya, organisasi menghadapi perubahan yang konstan di dalam keanggotaan mereka, meskipun pada saat mereka menjadi anggota, orang-orang dalam organisasi berpartisipasi secara relatif teratur.

“Inti organisasi belajar adalah kemampuan organisasi untuk memanfaatkan kapasitas mental dari semua anggotanya guna menciptakan sejenis proses yang akan menyempurnakan organisasi” (Nancy Dixon, 1994)

“Organisasi di mana orang-orangnya secara terus-menerus mengembangkan kapasitasnya guna menciptakan hasil yang benar-benar mereka inginkan, di mana pola-pola berpikir baru dan berkembang dipupuk, di mana aspirasi kelompok diberi kebebasan, dan di mana orang-orang secara terus-menerus belajar mempelajari (learning to learn) sesuatu secara bersama” (Peter Senge, 1990)

”Organisasi belajar adalah organisasi yang mampu melaksanakan proses transformasi pengetahuan secara siklikal-berkelanjutan, dari pengetahuan pekerja sebagai hasil belajar mandiri menjadi pengetahuan organisasi sebagai hasil belajar organisasional, untuk menumbuh kembangkan modal organisasi”. (diana siregar, ITB)

Prof Dr. Sondang P. Siagian, mendefinisikan “organisasi ialah setiap bentuk  persekutuan antara dua orang atau lebih yang bekerja bersama serta secara formal terikat dalam rangka pencapaian suatu tujuan yang telah ditentukan dalam ikatan yang mana terdapat seseorang / beberapa orang yang disebut atasan dan seorang /sekelompok orang yang disebut dengan bawahan.”

Drs. Malayu S.P Hasibuan mengatakan “organisasi ialah suatu sistem perserikatan  formal, berstruktur dan terkoordinasi dari sekelompok yang bekerja sama dalam  mencapai tujuan tertentu.Or gan is as i hanya merupakan alat dan wadah saja.” 
  
Prof. Dr. Mr Pradjudi Armosudiro mengatakan “organisasi adalah struktur  pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerjasama secara tertentu untuk bersama-sama mencapai tujuan tertentu.

James D Mooney berpendapat bahwa “Organization is the form of every human,  association for the assignment of common purpose” atau organisasi adalah setiap  bentuk kerjasama untuk pencapaian suatu tujuan bersama.  

Chester L Bernard (1938) mengatakan bahwa “Organisasi adalah system kerjasama  antara dua orang atau lebih ( Define organization as a system of cooperative of two or  more persons) yang sama-sama memiliki visi dan misi yang sama.  

Paul Preston dan Thomas Zimmerer mengatakan bahwa “Organisasi adalah  sekumpulan orang-orang yang disusun dalam kelompok-kelompok, yang bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama.” (Organization is a collection people, arranged into groups, working together to achieve some common objectives).

Sebuah kesatuan yang terdiri dari sekelompok orang yang bertindak secara bersama-sama dalam rangka mencapai tujuan bersama (Burky dan Perry, 1998).

MenurutD imock , organisasi adalah : “Organization is the systematic bringing together of interdependent part to form a unified whole through which authority, coordination  and control may be exercised to achive a given purpose” (organisasi adalah perpaduan secara sistematis daripada bagian-bagian yang saling ketergantungan/berkaitan untuk membentuk suatu kesatuan yang bulat melalui kewenangan, koordinasi dan pengawasan dalam usaha mencapai tujuan yang telah ditentukan).

Menurut Kochler, organisasi adalah sistem hubungan yang terstruktur yang mengkoordinasikan usaha suatu kelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu.  

Organisasi adalah suatu koordinasi rasional kegiatan sejumlah orang untuk mencapai tujuan umum melalui pembagian pekerjaan dan fungsi lewat hirarki otoritas dan tanggungjawab (Schein). Karakterisitik organisasi menurut Schein meliputi : memiliki struktur, tujuan, saling berhubungan satu bagian dengan bagian yang lain untuk mengkoordinasikan aktivitas di dalamnya.

Menurut W.J.S. Poerwadarminta, Kamus Umum Bahasa Indonesia, organisasi adalah susunan dan aturan dari berbagai-bagai bagian (orang dsb) sehingga merupakan kesatuan yang teratur.

Definisi Organisasi Perusahaan (Kast & Rosenzweig) :
      1.    Suatu subsistem dari lingkungannya yang lebih luas.
      2.    Terdiri dari orang-orang yang berorientasi pada tujuan.
      3.    Suatu subsistem teknik, yaitu orang-orang yang menggunakan pengetahuan, teknik,
      peralatan & fasilitas.
      4.    Suatu subsistem struktural, yaitu orang-orang yang bekerja bersama dalam berbagai
     kegiatan yang terpadu.
      5.    Suatu subsistem psikososial, yaitu orang-orang yang terlibat dalam hubungan sosial
      6.    Suatu subsistem manajerial yang merencanakan & mengendalikan semua usaha.
   Organisasi Belajar adalah organisasi dimana sekumpulan orang secara berkelanjutan       mengembangkan kapasitas mereka untuk membuat hasil yang benar-benar mereka inginkan, dimana pola pikir yang baru dan telah diperluas kemudian dipelihara, dimana aspirasi kolektif dibebaskan, dan dimana semua orang secara berkelanjutan belajar untuk melihat secara keseluruhan bersama-sama (Peter Senge).

Daniel E. Griffths (1959) Organisasi adalah seluruh orang-orang yang melaksanakan fungsi-fungsi yang berbeda tetapi saling berhubungan dengan yang dikoordinasikan agar sebuah tugas dapat diselesaikan.

Dengan demikian diantara ketiga macam pandangan tentang pengertian organisasi,
pandangan yang tepat adalah yang menganggap organisasi sebagai suatu sistem
kerjasama, sistem hubungan, sistem sosial. Guna memudahkan penangkapan pengertian,dapatlah kiranya disusun suatu definisi organisasi secara sederhana dan dapat diterapkan dalam praktek sebagai berikut :

“ Organisasi adalah suatu sistem yang saling mempengaruhi antar orang dalam kelompok yang bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu “.
Pengertian organisasi

Organisasi adalah sekelompok orang (dua atau lebih) yang secara formal dipersatukan  dalam suatu kerjasama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.  

Pengertian Pengorganisasian.
Seperti telah diuraikan sebelumnya tentang Manajemen, Pengorganisasian adalah
merupakan fungsi kedua dalam Manajemen dan pengorganisasian didefinisikan sebagai proses kegiatan penyusunan struktur organisasi sesuai dengan tujuan-tujuan, sumber-sumber, dan lingkungannya. Dengan demikian hasil pengorganisasian adalah struktur organisasi.

Pengertian Struktur Organisasi
Struktur organisasi adalah susunan komponen-komponen (unit-unit kerja) dalam organisasi. Struktur organisasi menunjukkan adanya pembagian kerja dan meninjukkan bagaimana fungsi-fungsi atau kegiatan-kegiatan yang berbeda-beda tersebut diintegrasikan (koordinasi). Selain daripada itu struktur organisasi juga menunjukkan spesialisasi-spesialisasi pekerjaan, saluran perintah dan penyampaian laporan.

Selasa, 02 April 2013

5 Kali Sehari dengan Warna Warni



Penyebab kematian sekitar 2,7 juta warga dunia setiap tahunnya disebabkan tidak cukupnya makan sayur-sayuran dan buah-buahan. Rendahnya konsumsi kedua sumber serat itu menjadikannya masuk ke dalam 10 besar factor penyebab kematian di dunia.
Terbukti, bahwa mengkonsumsi buah dan sayuran secara berkecukupan menolong mencegah sejumlah besar penyakit dan sebaliknya, mendorong tetap terpeliharanya kesehatan secara baik. Di Indonesia banyak juga masyarakat yang kurang mengkonsumsinya. Hal ini karena dipengaruhi oleh budaya lokal setempat, karena lain ladang lain belalang, lain daerah lain pula pola makanya alias dietnya. Belum lagi dengan makanan lainnya spesifik daerah yang kandungan nutrientnya masing-masing berbeda.
Berbagai penyakit kronis tidak hanya monopoli masyarakat negara maju. Saat ini semakin besar jumlah mereka yang mengidap penyakit semacam itu di negara-negara berkembang dan miskin.
Urbanisasi memainkan peran yang sangat besar terhadap perubahan tersebut. Masyarakat kota cenderung mengkonsumsi makanan dengan energi yang padat, tinggi kandungan lemak jenuh dan karbohidrat olahan. Perubahan mendadak dalam menu makanan tersebut di kombinasi dengan gaya hidup yang menetap, yang berartri berkembangnya aktivitas fisik, memicu efek yang drastis. Ada beberapa alasan mengapa beberapa kelompok masyarakat tidak mau mengkonsumsi buah dan sayuran antara lain adalah mahal, kenyamanan, rasa stigma. Sejauh ini, rendahnya konsumsi kedua sumber tersebut memiliki sumbangan 31 % terhadap penyakit jantung ishaemic dan 11 % stroke di seluruh dunia. WHO juga menduga adanya sumbangan 5-12 % untuk seluruh macam kanker, khusus kanker saluran pencernaan menyumbang 20-30 %.
Mengapa penting ?
Meningkatnya penyakit-penyakit kronis tidak menular, baik di negara-negara kaya maupun miskin, sebagian disebabkan menurunnya aktivitas fisik dan konsumsi energi pangan yang berlebihan. WHO memperhitungkan hampir 3 juta warga dunia menemui kematian setiap tahun akibat penyakit-penyakit tersebut. Sebuah definisi yang hampir sama mematikannya dengan konsumsi tembakau dan perilaku seks tidak aman.
Permasalahanya begitu sederhana, semua itu terkait dengan tidak berkecukupannya konsumsi buah-buahan dan sayuran. Kedua sumber pangan penuh vitamin dan mineral tersebut memang melayani sejumlah besar fungsi penting dalam tubuh. Tentu saja, kaya akan serat yang dapat menolong mengeluarkan bahan-bahan berbahaya dari tubuh dan menurunkan tingkat kolesterol darah.
Manfaat masing-masing vitamin :
·         Vitamin A : Memelihara kesehatan mata dan meningkatkan ketahanan tubuh terhadap infeksi penyakit, berperan meningkatkan fungsi saraf dan otot.
·         Vitamin B : Penting dalam proses konversi makanan menjadi energi dalam tubuh, juga berperan mengurangi secara signifikan risiko cacat kelahiran pada bayi dan mencegah penyakit.
·         Vitamin C : Berperan sebagai antioksidan yang kuat yang dapat melindungi sel dari agen-agen penyebab kanker, dan secara khusus mampu meningkatkan daya serap tubuh atas kalsium (mineral untuk pertumbuhan gigi dan tulang) serta zat besi dari bahan makanan lain. Zat yang terakhir apabila sangat rendah dalam tubuh menyebabkan anemia yang saat ini banyak diderita orang.
Warna adalah kunci
Makanan yang beragam sangat dianjurkan oleh para ahli kesehatan dan gizi. Karena makan dengan berbagai macam buah dan sayuran yang berbeda akan mendorong memastikan pemenuhan kebutuhan nutrisi setiap orang.
Tentunya yang dimaksud adalah bukan sekedar memakan banyak buah dan sayur, tetapi yang penting adalah memakan yang berbeda-beda warna. Kenapa harus berbeda warna, karena perbedaan warna pada buah-buahan dan sayuran cenderung berkaitan dengan kombinasi yang berbeda dalam hal nutrisi dan phytochemicals, yang masing-masing memberi fungsi tersendiri bagi kesehatan tubuh. Semakin banyak warna di makan, semakin sehat diet kita.
Kerugian yang didapat
Sebagai akibat dari gangguan dari nutrisi yang paling berat di dunia adalah cacat lahir, pertumbuhan fisik dan mental yang lambat, melemahnya sistem kekebalan tubuh, kebutaan, dan bahkan kematian, disebabkan oleh diet yang kurang vitamin dan mineral. Dapat dikatakan bahwa rendahnya penyerapan buah-buahan dan sayuran adalah factor penyumbang terbesar atas defisiensi tersebut.(James)
www.promosikesehatan.com

Poster Kawasan Tanpa Rokok